Pada Tahun 1984 yang di pelopori sekelompok Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Padang (FIP IKIP Padang), Kelompok Mahasiswa FIP ini merasa tidak puas akan sikap mayoritas Mahasiswa IKIP Padang (sekarang Universitas Negeri Padang) yang merasa bahwa IKIP ini merupakan Perguruan Tinggi ke IV. Hal tersebut disebabkan karena Mahasiswa IKIP adalah hasil dari seleksi masuk Perguruan Tinggi Proyek Perintis IV.
Pertama kali bergerak ”kelompok kecil” ini membentuk kelompok Pecinta Alam tingkat Fakultas yang diberi nama “Pestalozzi” nama tersebut menunjukkan bahwa mereka berasal dari IKIP Padang. Sebulan kemudian mereka mengajukan permohonan kepada Rektor IKIP Padang agar Pestalozzi dilegalitaskan oleh Rektor, tetapi ditolak dengan alasan ruang lingkup Pestalozzi masih tingkat Fakultas, tetapi dengan bijaksana dan penuh pengertian akan tujuan dan semangat kami beliau mengatakan “Jika sanggup mendirikan Kelompok Pecinta Alam tingkat Institut maka saya akan melegalkannya”, maksudnya mampu mengumpulkan anggota dari tiap Fakultas yang ada di IKIP Padang, dan Rektor menyarankan berkonsultasi dengan Pembantu Dekan III Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IKIP Padang (PD III FMIPA) yaitu bapak Drs. Adiar yang belum dikenal (yang kemudian menjadi Pembina MPALH pertama)
Dalam struktur kemahasiswaan, PD III FMIPA bertugas membina kegiatan Pecinta Alam yang ada pada saat itu hanya berupa nama tanpa bentuk dan wadah. Setelah berkonsultasi dengan Bapak Adiar (yang tidak mengerti atas kegiatan kepecintaalaman ini), maka di bentuk wadah berupa organisasi yang pengurusnya mewakili tiap-tiap Fakultas yang ada di IKIP Padang.
Pada tanggal 22 Oktober 1984 terlaksanalah Rapat Pembentukan Organisasi dan pengurus Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup IKIP Padang. Pada tanggal 22 Oktober di peringati sebagai Hari Ulang Tahun MPALH tiap tahunnya. Nama MPALH digunakan untuk menunjukkan pengakuan terhadap MAPALA UI sebagai organisasi Pecinta Alam yang pertama berdiri di tingkat Perguruan Tinggi
Setelah tiga kali mengadakan pertemuan terbentuklah kepengurusan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) serta Program Kerja MPALH pada tanggal 14 Februari 1985 keluarlah keputusan Rektor IKIP Padang dengan Nomor 10/c.111/pt.37/85 tentang susunan pengurus Mahasiswa Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup IKIP Padang Periode 1985/1986 yang isinya mengakui keberadaan MPALH serta pengurusan, AD dan ARTnya. Pada waktu itu yang menjabat sebagai Rektor IKIP Padang adalah Bapak Drs. Jamil Bakar
Pada bulan Maret 1986 diadakan DIKLATSARCA I MPALH yang pesertanya diikuti oleh Mahasiswa IKIP Padang. Pada bulan Maret 1986 dilantik sebanyak 106 Mahasiswa IKIP Padang yang lulus DIKLATSARCA I sebagai anggota baru MPALH IKIP Padang di Ladang Padi (Sekarang Taman Hutan Raya Dr. Mohammad Hatta/TAHURA Bung Hatta) dibawah cucuran hujan dan air mata Pembina, Pengurus dan Anggota yang baru dilantik dengan diiringi lagu Syukur dan isakan tertahan satu persatu mencium bendera MPALH IKIP Padang. Bendera dengan lambang IKIP Padang yang dihiasi gambar Gunung dang gambar Burung yang sedang terbang bebas di angkasa
Pada hari-hari berikutnya MPALH IKIP Padang diisi dengan kegiatan yang sesuai dengan program kerja, diantaranya; pembersihan eceng gondok di Danau Singkarak bekerja sama dengan Pemda DATI II Solok.
Kemudian pada tahun berikutnya diadakan DIKLATSARCA II. Anggota MPALH IKIP Padang angkatan II dilantik di Air Dingin Lubuk Minturun Padang. Penerimaan Anggota baru MPALH (DIKLATSARCA) ini diadakan sekali setahun untuk regenerasi anggota MPALH.
Untuk kegiatan di lingkungan kampus anggota MPALH IKIP Padang mengadakan aksi bersih lingkungan kampus serta penghijauan (ABDI KAMPUS) di daerah barat kampus yang masih gersang pada saat itu. Alhamdulillah pohon tersebut masih berdiri dengan rindangnya dan menjadi momen hidup bagi keluarga besar MPALH.
Pada tahun 1987 MPALH IKIP Padang menggelar kegiatan Lomba Lintas Jalan Jauh (LLJJ) I dari Danau Diatas Danau Dibawah Alahan Panjang ke kampus IKIP Padang, dan atas izin Tuhan Yang Maha Esa kegiatan tersebut berjalan sampai sekarang (LLJJ X Indonesia Open tahun 2010). Pada tahun tersebut juga diadakan Safari Aksi Sosial (SAS) pada bulan Ramadhan di Pasir Jambak. kegiatan tersebut berlangsung sampai SAS ke VII tahun 1993. (Dengan bangga kami menyampaikan hormat dan salut kami dengan Unit Kegiatan Mahasiswa lainnya yang mengikuti jejak kami mengadakan kegiatan yang sama dengan SAS MPALH), Pada tahun 1995 Sampai sekarang (Terakhir November 2006) kegiatan SAS kami isi dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu di Kampus.
PERUBAHAN NAMA
Pada Tahun 1999 terjadi perubahan status dari Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) menjadi Universitas Negeri di seluruh Indonesia. Hampir seluruh IKIP di Indonesia menjadi Universitas. Begitu juga IKIP Padang berubah menjadi Universitas Negeri Padang (UNP). Seiring dengan perubahan tersebut MPALH IKIP Padang pun diganti menjadi MPALH Universitas Negeri Padang. Lambang MPALH yang awalnya terdiri dari logo IKIP Padang, yang dilatar belakangi dengan gambar Gunung, Burung yang terbang kelangit, dan Awan putih yang melambangkan kesucian, yang di lingkari oleh tulisan “MAHASISWA PECINTA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP IKIP PADANG” Setelah perubahan IKIP Padang menjadi Universitas Negeri Padang, Logo IKIP Padang yang terdapat di Lambang MPALH diganti dengan Logo Universitas Negeri Padang. Dan tulisan yang melingkarinya “IKIP PADANG” diganti dengan “UNP”dan dibawahnya motto MPALH “ALAM TAKAMBANG JADI GURU”
Lambang MPALH UNP :
Warna :
Lingkaran, tulisan, dan burung berwarna hitam
Antara lingkaran besar dan kecil, serta pita berwarna kuning
Lingkaran tengah berwarna biru
Api yang menyala berwarna merah
Awan berwarna putih
Arti Lambang :
Lingkaran sebagai bentuk absolute mengandung arti bahwa MPALH UNP dalam menjalankan tugasnya bertekad bulat melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bertanggung jawab berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Bentuk sayap sebagai bentuk relatif mengandung arti bahwa MPALH UNP sebagai Organisasi Pecinta Alam yang dinamis, kreatif, dan inovatif dalam menjalankan tujuan sesuai dengan Motto “Alam Takambang Jadi Guru”
Lima Helai Bulu pada sayapnya melambangkan semangat yang kuat untuk cita-cita yang murni dan luhur
Tiga Buku yang disusun berundak-undak melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Api yang menyala artinya MPALH UNP selalu mengabdi kepada masyarakat, Bangsa dan Negara.
Arti Warna :
Kuning mengandung arti kebesaran dan keteguhan cita
Biru mengandung arti kedamaian dan kesejukan
Merah mengandung arti dinamis inovatif dan selalu terbuka untuk pembaharuan
Putih mengandung arti kesucian dan ketulusan
Hitam melambangkan arti keteguhan dalam menjalankan tugas
“Alam Takambang Jadi Guru” berarti alam adalah tempat kita belajar dan mencapai kehidupan yang baik untuk selamanya.
Walaupun adanya perubahan dari IKIP Padang Menjadi Universitas Negeri Padang menbuat anggota MPALH semakin semangat, dengan diadakan Kejuaran Indonesia terbuka LLJJ VIII tingkat Indonesia Open dengan mengundang Perguruan Tinggi dari luar negeri.
Sejak awal berdirinya telah banyak kegiatan yang dilakukan baik tingkat Daerah maupun Nasional diantaranya :
Ekspedisi Puteri Leuser Agustus 2010
Sirkuit Panjat dinding putaran pertama etape ke 3 April 2010
Ekspedisi 7 Puncak Indonesia (Gn. Rinjani, Gn. Agung, Gn. Semeru, Gn Slamet, Gn. Pangrango, Gn. Dempo, Gn. Kerinci). 16 -31 November 2006
Buka puasa Bersama Anak Yatim. Dari tahun 1996 – 2010
Kampanye Sepeda Lingkungan Keliling Sumatera Barat (memperingati hari Bumi) 2006
Pelatihan Hutan Bakau dari tahun 2003 - 2006
Penghijauan Kampus dari 1986 - 2006
Ekspedisi Anai-Tahura Bukit Barisan (Studi Kelayakan Lembah Anai Menjadi Taman Nasional).15 -22 Agustus 2005
Operasi Penelusuran GOA I–VIII di Sisawah, Sawahlunto Sijunjung (identivikasi Fauna dan Batuan Goa, serta Pemetaan Goa dan Penelusuran Goa-Goa) di Sisawah, Sawahlunto Sijunjung Tahun 1995-2005.
Lomba Lintas Jalan Jauh I-IX tingkat Indonesia Open. Dari Tahun 1987 - 2005.
Team Relawan Bencana Gempa dan Tsunami II di NAD. Januari 2005.
Team Relawan Bencana Gempa dan Tsunami I di NAD. Desember 2004
Exspedisi Edelweis Team Putri I dan II (Analisa Vegetasi Edelweis Gunung Singgalang dan Gunung Talang) Tahun 2001 dan 2003.
Konservasi Hutan Bakau Parupuk Tabing, Padang. Tahun 2003
Jambore Nasional Panjat Tebing Tahun 2002.
Ekspedisi TAPAS (Talamau Pasaman) 2000
Ekpedisi Puncak 3000-an Andalas
Ekspedisi JABALOK (Jawa, Bali Lombok)
Safari Aksi Sosial, tahun 1993
Pembuatan jalur TE-6 (Teriakan eureka-6 Raner) di tebing Gunung Padang.Tahun 1990
Dan banyak lagi kegiatan lainya
Prestasi yang pernah diraih MPALH UNP :
Juara 3 Sirkuit panjat dinding 2010
Cipta Lestari Kehati tingkat Sumatra Barat, 2001. Dari Gubernur Sumatra Barat.
Nominasi Kalpataru tingkat Sumatra Barat, 2000. Katagori Printis Lingkungan dari Gubernur Sumatra Barat.
Kelompok Pecinta Alam tingkat Nasional, 2000. Dari Menteri Kehutanan.
Kelompok Pecinta Alam Terbaik tingkat Nasional, 1999 dari Presiden Republik Indonesia.
Kelompok Pecinta Alam tingkat Nasional, 1998 dari Menteri Kehutanan dan Perkebunan Republik Indonesia.
Kelompok Pecinta Alam yang aktif, 1998. Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dari Direktorat Jenderal Perlindungan dan Konservasi Alam.
Kelompok Pecinta Alam (KPA) Terbaik I, 1997. Dalam Lomba Penghijauan Swadaya Tingkat Propinsi Sumatra Barat dari Gubernur Sumatra Barat.
Selama berdirinya MPALH UNP sampai sekarang telah banyak kegiatan yang kami lakukan, baik untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang kepecintaalaman seperti pendakian gunung, panjat tebing, Penelusuran Goa, dan Ekspedisi ilmiah yang dapat memuaskan nurani kepetualangan kami, maupun kegiatan sosial yang menjadi bukti kepedulian kami terhadap lingkungan.
Sejak 26 tahun yang lalu, MPALH dapat bertahan sampai sekarang adalah bukti dari semangat petualangan yang positif dari Civitas MPALH. Dari peralatan dan sarana yang sederhana kami dapat besar. Dengan semangat tersebutlah alumni MPALH dapat berprestasi dalam meniti karir.
Sebagai guru kami adalah guru yang membawa inovasi, sebagai pegawai kami adalah pegawai yang berdidikasi, sebagai wiraswasta kami adalah wiraswasta yang gigih.
MPALH UNP mewarnai prestasi kami, dari “Kelompok Kecil” MPALH UNP menjadi besar. Kerja sama kami tangguh, kebersamaan kami kokoh, persaudaraan kami erat.
Kami telah besar, keberadaban kami diakui, baik di Daerah maupun Nasional. Kami sembahkan kebesaran kami kepada almamater kami yang tercinta, kami persembahkan kebanggaan kami untuk Bapak Jamil Bakar beserta Pembantu Rektor dan Pembantu Dekan III se lingkungan IKIP Padang, beserta Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Staf yang telah membantu MPALH pada awal-awalnya berdiri. Dan persembahkan khusus hormat dan cinta kami bagi pembina kami Bapak Drs Adiar.
Pertama kali bergerak ”kelompok kecil” ini membentuk kelompok Pecinta Alam tingkat Fakultas yang diberi nama “Pestalozzi” nama tersebut menunjukkan bahwa mereka berasal dari IKIP Padang. Sebulan kemudian mereka mengajukan permohonan kepada Rektor IKIP Padang agar Pestalozzi dilegalitaskan oleh Rektor, tetapi ditolak dengan alasan ruang lingkup Pestalozzi masih tingkat Fakultas, tetapi dengan bijaksana dan penuh pengertian akan tujuan dan semangat kami beliau mengatakan “Jika sanggup mendirikan Kelompok Pecinta Alam tingkat Institut maka saya akan melegalkannya”, maksudnya mampu mengumpulkan anggota dari tiap Fakultas yang ada di IKIP Padang, dan Rektor menyarankan berkonsultasi dengan Pembantu Dekan III Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IKIP Padang (PD III FMIPA) yaitu bapak Drs. Adiar yang belum dikenal (yang kemudian menjadi Pembina MPALH pertama)
Dalam struktur kemahasiswaan, PD III FMIPA bertugas membina kegiatan Pecinta Alam yang ada pada saat itu hanya berupa nama tanpa bentuk dan wadah. Setelah berkonsultasi dengan Bapak Adiar (yang tidak mengerti atas kegiatan kepecintaalaman ini), maka di bentuk wadah berupa organisasi yang pengurusnya mewakili tiap-tiap Fakultas yang ada di IKIP Padang.
Pada tanggal 22 Oktober 1984 terlaksanalah Rapat Pembentukan Organisasi dan pengurus Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup IKIP Padang. Pada tanggal 22 Oktober di peringati sebagai Hari Ulang Tahun MPALH tiap tahunnya. Nama MPALH digunakan untuk menunjukkan pengakuan terhadap MAPALA UI sebagai organisasi Pecinta Alam yang pertama berdiri di tingkat Perguruan Tinggi
Setelah tiga kali mengadakan pertemuan terbentuklah kepengurusan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) serta Program Kerja MPALH pada tanggal 14 Februari 1985 keluarlah keputusan Rektor IKIP Padang dengan Nomor 10/c.111/pt.37/85 tentang susunan pengurus Mahasiswa Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup IKIP Padang Periode 1985/1986 yang isinya mengakui keberadaan MPALH serta pengurusan, AD dan ARTnya. Pada waktu itu yang menjabat sebagai Rektor IKIP Padang adalah Bapak Drs. Jamil Bakar
Pada bulan Maret 1986 diadakan DIKLATSARCA I MPALH yang pesertanya diikuti oleh Mahasiswa IKIP Padang. Pada bulan Maret 1986 dilantik sebanyak 106 Mahasiswa IKIP Padang yang lulus DIKLATSARCA I sebagai anggota baru MPALH IKIP Padang di Ladang Padi (Sekarang Taman Hutan Raya Dr. Mohammad Hatta/TAHURA Bung Hatta) dibawah cucuran hujan dan air mata Pembina, Pengurus dan Anggota yang baru dilantik dengan diiringi lagu Syukur dan isakan tertahan satu persatu mencium bendera MPALH IKIP Padang. Bendera dengan lambang IKIP Padang yang dihiasi gambar Gunung dang gambar Burung yang sedang terbang bebas di angkasa
Pada hari-hari berikutnya MPALH IKIP Padang diisi dengan kegiatan yang sesuai dengan program kerja, diantaranya; pembersihan eceng gondok di Danau Singkarak bekerja sama dengan Pemda DATI II Solok.
Kemudian pada tahun berikutnya diadakan DIKLATSARCA II. Anggota MPALH IKIP Padang angkatan II dilantik di Air Dingin Lubuk Minturun Padang. Penerimaan Anggota baru MPALH (DIKLATSARCA) ini diadakan sekali setahun untuk regenerasi anggota MPALH.
Untuk kegiatan di lingkungan kampus anggota MPALH IKIP Padang mengadakan aksi bersih lingkungan kampus serta penghijauan (ABDI KAMPUS) di daerah barat kampus yang masih gersang pada saat itu. Alhamdulillah pohon tersebut masih berdiri dengan rindangnya dan menjadi momen hidup bagi keluarga besar MPALH.
Pada tahun 1987 MPALH IKIP Padang menggelar kegiatan Lomba Lintas Jalan Jauh (LLJJ) I dari Danau Diatas Danau Dibawah Alahan Panjang ke kampus IKIP Padang, dan atas izin Tuhan Yang Maha Esa kegiatan tersebut berjalan sampai sekarang (LLJJ X Indonesia Open tahun 2010). Pada tahun tersebut juga diadakan Safari Aksi Sosial (SAS) pada bulan Ramadhan di Pasir Jambak. kegiatan tersebut berlangsung sampai SAS ke VII tahun 1993. (Dengan bangga kami menyampaikan hormat dan salut kami dengan Unit Kegiatan Mahasiswa lainnya yang mengikuti jejak kami mengadakan kegiatan yang sama dengan SAS MPALH), Pada tahun 1995 Sampai sekarang (Terakhir November 2006) kegiatan SAS kami isi dengan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu di Kampus.
PERUBAHAN NAMA
Pada Tahun 1999 terjadi perubahan status dari Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (IKIP) menjadi Universitas Negeri di seluruh Indonesia. Hampir seluruh IKIP di Indonesia menjadi Universitas. Begitu juga IKIP Padang berubah menjadi Universitas Negeri Padang (UNP). Seiring dengan perubahan tersebut MPALH IKIP Padang pun diganti menjadi MPALH Universitas Negeri Padang. Lambang MPALH yang awalnya terdiri dari logo IKIP Padang, yang dilatar belakangi dengan gambar Gunung, Burung yang terbang kelangit, dan Awan putih yang melambangkan kesucian, yang di lingkari oleh tulisan “MAHASISWA PECINTA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP IKIP PADANG” Setelah perubahan IKIP Padang menjadi Universitas Negeri Padang, Logo IKIP Padang yang terdapat di Lambang MPALH diganti dengan Logo Universitas Negeri Padang. Dan tulisan yang melingkarinya “IKIP PADANG” diganti dengan “UNP”dan dibawahnya motto MPALH “ALAM TAKAMBANG JADI GURU”
Lambang MPALH UNP :
Warna :
Lingkaran, tulisan, dan burung berwarna hitam
Antara lingkaran besar dan kecil, serta pita berwarna kuning
Lingkaran tengah berwarna biru
Api yang menyala berwarna merah
Awan berwarna putih
Arti Lambang :
Lingkaran sebagai bentuk absolute mengandung arti bahwa MPALH UNP dalam menjalankan tugasnya bertekad bulat melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bertanggung jawab berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Bentuk sayap sebagai bentuk relatif mengandung arti bahwa MPALH UNP sebagai Organisasi Pecinta Alam yang dinamis, kreatif, dan inovatif dalam menjalankan tujuan sesuai dengan Motto “Alam Takambang Jadi Guru”
Lima Helai Bulu pada sayapnya melambangkan semangat yang kuat untuk cita-cita yang murni dan luhur
Tiga Buku yang disusun berundak-undak melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Api yang menyala artinya MPALH UNP selalu mengabdi kepada masyarakat, Bangsa dan Negara.
Arti Warna :
Kuning mengandung arti kebesaran dan keteguhan cita
Biru mengandung arti kedamaian dan kesejukan
Merah mengandung arti dinamis inovatif dan selalu terbuka untuk pembaharuan
Putih mengandung arti kesucian dan ketulusan
Hitam melambangkan arti keteguhan dalam menjalankan tugas
“Alam Takambang Jadi Guru” berarti alam adalah tempat kita belajar dan mencapai kehidupan yang baik untuk selamanya.
Walaupun adanya perubahan dari IKIP Padang Menjadi Universitas Negeri Padang menbuat anggota MPALH semakin semangat, dengan diadakan Kejuaran Indonesia terbuka LLJJ VIII tingkat Indonesia Open dengan mengundang Perguruan Tinggi dari luar negeri.
Sejak awal berdirinya telah banyak kegiatan yang dilakukan baik tingkat Daerah maupun Nasional diantaranya :
Ekspedisi Puteri Leuser Agustus 2010
Sirkuit Panjat dinding putaran pertama etape ke 3 April 2010
Ekspedisi 7 Puncak Indonesia (Gn. Rinjani, Gn. Agung, Gn. Semeru, Gn Slamet, Gn. Pangrango, Gn. Dempo, Gn. Kerinci). 16 -31 November 2006
Buka puasa Bersama Anak Yatim. Dari tahun 1996 – 2010
Kampanye Sepeda Lingkungan Keliling Sumatera Barat (memperingati hari Bumi) 2006
Pelatihan Hutan Bakau dari tahun 2003 - 2006
Penghijauan Kampus dari 1986 - 2006
Ekspedisi Anai-Tahura Bukit Barisan (Studi Kelayakan Lembah Anai Menjadi Taman Nasional).15 -22 Agustus 2005
Operasi Penelusuran GOA I–VIII di Sisawah, Sawahlunto Sijunjung (identivikasi Fauna dan Batuan Goa, serta Pemetaan Goa dan Penelusuran Goa-Goa) di Sisawah, Sawahlunto Sijunjung Tahun 1995-2005.
Lomba Lintas Jalan Jauh I-IX tingkat Indonesia Open. Dari Tahun 1987 - 2005.
Team Relawan Bencana Gempa dan Tsunami II di NAD. Januari 2005.
Team Relawan Bencana Gempa dan Tsunami I di NAD. Desember 2004
Exspedisi Edelweis Team Putri I dan II (Analisa Vegetasi Edelweis Gunung Singgalang dan Gunung Talang) Tahun 2001 dan 2003.
Konservasi Hutan Bakau Parupuk Tabing, Padang. Tahun 2003
Jambore Nasional Panjat Tebing Tahun 2002.
Ekspedisi TAPAS (Talamau Pasaman) 2000
Ekpedisi Puncak 3000-an Andalas
Ekspedisi JABALOK (Jawa, Bali Lombok)
Safari Aksi Sosial, tahun 1993
Pembuatan jalur TE-6 (Teriakan eureka-6 Raner) di tebing Gunung Padang.Tahun 1990
Dan banyak lagi kegiatan lainya
Prestasi yang pernah diraih MPALH UNP :
Juara 3 Sirkuit panjat dinding 2010
Cipta Lestari Kehati tingkat Sumatra Barat, 2001. Dari Gubernur Sumatra Barat.
Nominasi Kalpataru tingkat Sumatra Barat, 2000. Katagori Printis Lingkungan dari Gubernur Sumatra Barat.
Kelompok Pecinta Alam tingkat Nasional, 2000. Dari Menteri Kehutanan.
Kelompok Pecinta Alam Terbaik tingkat Nasional, 1999 dari Presiden Republik Indonesia.
Kelompok Pecinta Alam tingkat Nasional, 1998 dari Menteri Kehutanan dan Perkebunan Republik Indonesia.
Kelompok Pecinta Alam yang aktif, 1998. Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dari Direktorat Jenderal Perlindungan dan Konservasi Alam.
Kelompok Pecinta Alam (KPA) Terbaik I, 1997. Dalam Lomba Penghijauan Swadaya Tingkat Propinsi Sumatra Barat dari Gubernur Sumatra Barat.
Selama berdirinya MPALH UNP sampai sekarang telah banyak kegiatan yang kami lakukan, baik untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang kepecintaalaman seperti pendakian gunung, panjat tebing, Penelusuran Goa, dan Ekspedisi ilmiah yang dapat memuaskan nurani kepetualangan kami, maupun kegiatan sosial yang menjadi bukti kepedulian kami terhadap lingkungan.
Sejak 26 tahun yang lalu, MPALH dapat bertahan sampai sekarang adalah bukti dari semangat petualangan yang positif dari Civitas MPALH. Dari peralatan dan sarana yang sederhana kami dapat besar. Dengan semangat tersebutlah alumni MPALH dapat berprestasi dalam meniti karir.
Sebagai guru kami adalah guru yang membawa inovasi, sebagai pegawai kami adalah pegawai yang berdidikasi, sebagai wiraswasta kami adalah wiraswasta yang gigih.
MPALH UNP mewarnai prestasi kami, dari “Kelompok Kecil” MPALH UNP menjadi besar. Kerja sama kami tangguh, kebersamaan kami kokoh, persaudaraan kami erat.
Kami telah besar, keberadaban kami diakui, baik di Daerah maupun Nasional. Kami sembahkan kebesaran kami kepada almamater kami yang tercinta, kami persembahkan kebanggaan kami untuk Bapak Jamil Bakar beserta Pembantu Rektor dan Pembantu Dekan III se lingkungan IKIP Padang, beserta Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Staf yang telah membantu MPALH pada awal-awalnya berdiri. Dan persembahkan khusus hormat dan cinta kami bagi pembina kami Bapak Drs Adiar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar